Saturday, February 23, 2019

Layanan Administrasi Kependudukan Online, Siapkah?

Tags

Administrasi kependudukan termasuk salah satu layanan yang selama ini seringkali mendapatkan keluhan dari masyarakat. Bagaimana tidak, segala aktifitas atau kegiatan masyarakat pasti selalu membutuhkan dokumen terkait kependudukan semisal Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran dan lain-lain. Dan terkadang apabila ada dokumen milik seseorang yang tidak sesuai, maka akan cukup menyita waktu untuk proses mengurusnya.  



Sampai saat ini, masih banyak elemen data dalam dokumen kependudukan milik masyarakat yang tidak sesuai dengan dokumen yang lainnya. Misalnya, nama seseorang di KTP ternyata ada perbedaan ejaan dengan nama di KK padahal atas nama satu orang yang sama. Dan hal ini cukup merepotkan, terlebih ketika akan digunakan untuk mengurus sesuatu urusan yang ternyata dokumen-dokemen yang ada harus sinkron satu sama lain. 

Belum lagi ketika ternyata dokumen yang tidak sama itu adalah dokumen yang dikeluarkan oleh instansi yang berbeda. Semisal, terjadi ketidaksamaan data pada KTP yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan data yang ada di surat nikah yang dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama, atau data yang ada di ijazah yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan. Entah kenapa dulu terjadi perbedaan data pada dokumen tersebut, yang pasti hal-hal seperti itu cukup merepotkan bagi masyarakat yang mengalaminya. 

Masyarakat kemudian harus membenahi dokumen kependudukan yang tidak sesuai tersebut dengan mempersiapkan segala berkas persyaratan yang dibutuhkan. Kemudian mereka membawanya ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang mau tak mau harus meleburkan diriya dengan masyarakat lain yang juga melakukan antrian mengurus keperluannya. Antrian tersebut seringkali membludak karena banyaknya masyarakat yang melakukan pengurusan terhadap dokumen mereka. 

Nah, berangkat dari situasi seperti ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tuban berupaya membuat terobosan untuk melakukan percepatan dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Percepatan layanan kependudukan tersebut diwujudkan dengan menyiapkan online desa yang disebut dengan layanan Jadek. Sehingga keberadaan layanan online diperkirakan mampu memangkas mobilisasi masyarakat yang meminta pelayanan di Disdukcapil karena yang bergerak adalah data bukan manusianya. 

Layanan online tersebut direncanakan akan dimulai pada awal bulan Maret. Masyarakat berharap agar layanan online itu benar-benar mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat yang selama ini merasa kesulitan dalam melakukan pengurusan dokumen kependudukan. 

Baca juga Karang Werda, Sebuah Wadah Bagi Para Lansia


EmoticonEmoticon