09 February 2019

Apakah Yang Dimaksud Dengan KIA Itu? Perlukah Untuk Memilikinya?

Tags

Sudah tahukah anda bahwa di beberapa waktu yang lalu, anak-anak Indonesia yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah itu tidak memiliki identitas penduduk yang berlaku secara nasional dan terintegrasi dengan Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan (SIAK). 

Oleh karena itu, pemerintah akhirnya membuatkan identitas kependudukan kepada seluruh penduduk warga negara Indonesia, termasuk anak-anak yang berlaku secara nasional sebagai upaya perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara. Kartu dentitas untuk anak-anak itulah yang diberi nama KIA.



Pengertian KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota. Pembuatan KIA ini dimaksudkan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara. 

Kartu yang hampir sama dengan Kartu Tanda Penduduk atau KTP ini mencakup beberapa data anak, di antaranya yaitu:

  1. NIK
  2. Nama
  3. Jenis Kelamin 
  4. Golongan Darah 
  5. Tempat/Tanggal Lahir 
  6. Nomor Kartu Keluarga 
  7. Nama Kepala Keluarga 
  8. Nomor Akta Kelahiran 
  9. Agama
  10. Kewarganegaraan 
  11. Alamat

Bagi anda para orang tua yang berkehendak mengurus pembuatan KIA, berikut ini adalah beberapa berkas yang harus dilengkapi dalam pembuatannya, yaitu:

  • fotocopy kutipan akta kelahiran dengan menunjukan kutipan akta kelahiran aslinya
  • KK asli orang tua/Wali
  • KTP-el asli kedua orang tuanya/wali
  • pas foto Anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) lembar (Pasfoto ini diisyaratkan bagi anak yang sudah berusia 5 sampai 17 tahun, adapun bagi anak di bawah usia 5 tahun tidak diisyaratkan)
KIA yang telah tercetak memiliki masa berlaku masing-masing, yaitu bagi KIA anak yang pembuatannya pada saat berusia di bawah 5 tahun, maka KIA akan habis masanya sampai si anak berusia 5 tahun. Sedangkan bagi anak yang waktu pembuatan KIAnya berusia 5 tahun ke atas, maka kartunya akan berlaku sampai anak yang bersangkutan berusia 17 tahun. 

Baca juga Sipades, Sebuah Aplikasi Untuk Mengelola Aset Desa


EmoticonEmoticon