Sunday, December 23, 2018

Watu Lawang Tuban, Jalan Menikung Yang Diapit Tebing

Tags

Di Tuban, ada satu tempat yang cukup indah untuk bisa diabadikan oleh seseorang melalui kamera ponselnya. Tempat tersebut adalah sebuah jalanan yang menikung yang diapit oleh dua tebing menjulang tinggi. Orang-orang biasa menyebut tempat tersebut dengan nama Watu Apit atau Watu Lawang. Memang sudah ada nama Watu Lawang lain yang telah termasyhur yang berada di daerah Nganjuk. Dan memang kedua tempat ini memiliki kesamaan yaitu sama-sama diapit oleh tebing tinggi. 

Watu Lawang yang ada di Tuban ini terletak di desa Guwoterus Kecamatan Montong. Sebuah desa yang berada di barat daya kota Tuban. Lokasi ini berjarak sekitar kurang lebih 27 km dari pusat pemerintahan Tuban. Dekat dengan lokasi air terjun Nglirip dan pemandian Sungai Kerawak. Selain itu, juga dekat dengan Gua Putri Asih yang hanya berjarak sekitar 3 km ke arah utara. 


Selain diapit oleh dua tebing, jalanan  Watu Apit atau Watu Lawang Tuban ini berkelok-kelok dan menanjak. Oleh karenanya, pengendara yang melewati rute ini harus berhati-hati agar tidak tergelincir di jalanan. Di samping itu, juga agar mewaspadai keberadaan kendaraan di depannya yang tak terlihat karena pandangan tertutup oleh tebing. Hingga saat ini, meskipun jalan tersebut sudah dilakukan perluasan dengan memangkas tepian tebing. 

Di sekitaran lokasi Watu Lawang, terdapat penampakan unik yang bisa dilihat oleh para pelalu-lalang di sepanjang jalan. Penampakan yang dimaksud adalah banyaknya antena-antena televisi maupun radio yang tertancap pada tebing yang tinggi. Para warga melakukan hal seperti itu untuk mendapatkan saluran televisi yang jernih. Sehingga tidak cukup bagi masyarakat untuk hanya memasang antena di atas rumah karena terhalang oleh tebing yang tinggi. 

Dulu, jika di malam hari wilayah tersebut sangatlah sepi sehingga tidak ada seseorang pun yang berani melewatinya sendirian. Namun, seiring berjalannya waktu lokasi tersebut semakin ramai dan cukup terang pencahayaannya di malam hari karena sudah terpasang Penerangan Jalan Umum. 

Selain itu, hingga sekarang masih beredar mitos bahwa iring-iringan pengantin tidak boleh lewat di jalanan tersebut. Jika hal itu dilanggar, maka akan membawa dampak negatif bagi pengantin itu sendiri maupun keluarganya. Sehingga, masyarakat lebih memilih jalur lain jika akan melakukan iringan pengantin meskipun harus menempuh jarak yang lebih jauh. 

Baca juga Memperingati Hari Jadi Tuban Dengan Membuat Tumpeng dan Selametan


EmoticonEmoticon