Sunday, November 4, 2018

Ramainya Wisata Air Hangat (Nganget) Kenduruan Tuban

Tags

Kota Tuban memiliki banyak tempat yang bisa dijadikan destinasi wisata oleh para pecinta rekreasi. Salah satunya adalah pemandian air hangat yang ada di desa Sidorejo Kecamatan Kenduruan. Orang-orang menyebut tempat ini dengan sebutan Nganget, karena di sana merupakan tempat keluarnya air hangat. 


Lokasi Nganget ini masih berada dalam kawasan KPH Juron Bangilan dan dikelola oleh Perhutani Bangilan. Sehingga ada yang menyebutkan bahwa pemandian air hangat Nganget berlokasi di Bangilan. 

Sumber yang mengeluarkan air hangat tersebut diyakini oleh masyarakat bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit. Selain itu, penyakit seperti rematik bahkan stroke juga bisa disembuhkan melalui terapi air hangat ini. Hal itu dikarenakan air hangat yang dikeluarkan tersebut mempunyai kandungan belerang yang tinggi.


Lokasi Nganget tersebut seluas 0,33Ha. Banyak pepohonan besar tumbuh di sekitar lokasi pemandian tersebut, di antaranya pohon Mindik, Asam, Sawo Kecik, Mahoni, Kesambi dan lain-lain. Dan karena letaknya yang berada di tengah hutan, dulu di tempat ini juga dihidupi binatang berjenis monyet ekor panjang. Namun, seiring berjalannya waktu binatang tersebut sudah tidak ada lagi di sana.  

Menurut sejarahnya, terjadinya Nganget tersebut berawal dari adanya seorang bromocorah/penjahat di zaman Walisongo yang berasal dari daerah Demak. Bromocorah tersebut bernama Blancakngilo yang sedang melakukan pengembaraan hingga ke daerah Tuban. Karena sifatnya yang menebar kejahatan maka keberadaannya di Tuban menjadi buronan Sunan Bonang. 

Suatu hari Sunan Bonang melakukan pengejaran hingga sampai di sebuah tempat akhirnya beliau kehilangan jejaknya. Kemudian beliau memutuskan berhenti untuk beristirahat di tempat tersebut. Ketika hendak shalat, beliau kesulitan saat mencari air wudu. Akhirnya beliaupun menancapkan tongkatnya dan tersemburlah air yang bisa digunakan untuk berwudu. Namun kondisi air tersebut hangat sehingga masyarakat menandai tempat tersebut dengan menyebutnya "Nganget".

Nganget sekarang ini menjadi tempat yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Baik yang berasal dari  wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah maupun daera lain. Hal itu terbukti dari banyaknya mobil di parkiran dengan plat yang bermacam-macam. Kebanyakan mereka datang ke lokasi Nganget secara bersama-sama atau rombongan. 

Wisata air hangat Nganget tersebut kini bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat. Pengunjung yang ingin datang ke lokasi bisa langsung menuju Desa Sidorejo Kecamatan Kenduruan yang berada di wilayah Tuban selatan. Di sana pengunjung bisa bertanya kepada warga terkait rute ke arah lokasi karena jalurnya mudah ditempuh. Pengunjung cukup membayar uang masuk ke wisata Nganget sebesar 6.000 rupiah per orangnya. 


Pengunjung yang hendak menikmati pemandian air hangat harus memenuhi peraturan yang ditetapkan pengelola demi keselamatan pengunjung itu sendiri. Di antaranya yaitu:
  • Pengunjung harus memastikan bahwa sebelum menceburkan diri ke dalam kolam perutnya tidak dalam keadaan kosong (sudah terisi makanan) 
  • Pengunjung diharapkan untuk berdoa terlebih dahulu 
  • Pengunjung wanita yang sedang haid dilarang untuk berendam di kolam air hangat 


Lalu selain menjadi tujuan bagi orang yang ingin berendam di air hangat, lokasi Nganget juga sering dipakai oleh beberapa lembaga maupun komunitas untuk melakukan kegiatan alam. Hal itu karena lokasi Nganget tersebut memang sangat cocok untuk kegiatan outbond, jelajah alam, perkemahan dll. Terlebih di sana telah tersedia berbagai fasilitas seperti tempat shalat dan banyak dijumpai penjual makanan maupun kebutuhan mandi dengan lengkap. Bahkan di Nganget sendiri para pengunjung bisa dimanjakan dengan fasilitas pijat tradisional. 

Baca juga Mencari Batu Bata Di Jatirogo? Desa Demit Tempatnya


EmoticonEmoticon