Thursday, November 1, 2018

Desmigratif, Program Baru Dari Kementerian Ketenagakerjaan

Tags

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja yang berasal dari Indonesia dan mengurangi jumlah penempatan mereka di berbagai negara, maka Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia membentuk program Desa Migran Produktif pada daerah asal tenaga kerja Indonesia tersebut. 


Lalu, apa yang dimaksud dengan Desa Migran Produktif? Menurut Keputusan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan Desa Migran Produktif (Desmigratif) adalah desa yang sebagian besar penduduknya bekerja di luar negeri, desa tersebut memahami bagaimana sistem penempatan dan perlindungan kepada para tenaga kerja baik yang ada di dalam maupun di luar negeri, kemudian desa tersebut juga memiliki usaha produktif yang mandiri dengan berbasis keluarga TKI, serta memiliki pusat layanan bagi anak-anak TKI yang dilakukan melalui peran aktif Pemerintah Desa dalam melayani migrasi serta melibatkan para pemangku kepentingan. 

Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi calon tenaga kerja Indonesia beserta para anggota keluarganya (suami/istri, anak, maupun orang tua). Selain itu program ini juga memiliki tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang produktif pada wilayah asal Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tersebut sehingga dapat menekan tingginya angka TKI yang meninggalkan desa. Berikut ini secara rinci disebutkan apa saja tujuan dari dibentuknya Program Desa Migran Produktif, di antaranya yaitu:

  • Untuk melayani proses penempatan dan memberikan perlindungan kepada calon tenaga kerja yang akan bekerja, baik di dalam maupun di luar negeri, pelayanan yang diberikan tersebut dimulai dari desa asal Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan bekerja hingga tempat tujuan
  • Memberdayakan tenaga kerja Indonesia purna (yang sudah selesai dalam pekerjaannya sebagai TKI) dengan berbagai kegiatan produktif, begitu juga dengan keluarganya
  • Mendorong peran aktif dari Pemerintah Desa di wilayah asal tenaga kerja Indonesia begitu juga dengan seluruh pihak yang berkepentingan dalam menangani para TKI tersebut 
  • Mengurangi jumlah tenaga kerja Indonesia yang selama ini berangkat secara nonprosedural sehingga rawan tersandung permasalahan hukum 

Sedangkan ruang lingkup dari program Desmigratif ini meliputi:
  • Pembangunan Pusat Layanan Migrasi
  • Penumbuhkembangan Usaha Produktif
  • Fasilitasi pembentukan Komunitas Pembangunan Keluarga (Community Parenting)
  • Fasilitasi Penumbuhkembangan Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil

Selama ini program Desmigratif telah dilakukan uji coba oleh Kementerian Ketenagakerjaan di dua desa yang ada di Wonosobo, Jawa Tengah dan Indramayu, Jawa Barat. Kementerian Ketenagakerjaan berharap agar program baru ini dapat terlaksana dan berhasil di lebih dari 4.000 desa yang merupakan kantong migran yang ada di Indonesia. 

Baca juga Program Padat Karya Tunai (PKT) dan Cash For Work


EmoticonEmoticon