Monday, October 8, 2018

Peringati HUT TNI Ke-73, Koramil Jatirogo Suguhkan Seni Tayub

Tags

Dalam rangka merayakan hari ulang tahun TNI yang ke-73, Komando rayon militer (Koramil) Jatirogo menggelar seni karawitan pada Minggu malam (7/10). Peringatan tersebut diadakan di sebelah timur kantor Koramil Jatirogo yang bersebelahan langsung dengan lapangan desa Sugihan. Banyak undangan yang hadir dalam kegiatan tasyakuran hari jadi TNI yang jatuh di setiap tanggal 5 Oktober itu. Mereka ingin menyaksikan suguhan seni Tayub dan juga mengikuti prosesi pemotongan tumpeng. 

Saat memberikan sambutan, Abdul Ghofar, Danramil Jatirogo mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu beliau mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya yang ada di wilayah Jatirogo untuk senantiasa menjaga suasana agar tetap kondusif, terlebih hari-hari ini adalah waktu menjelang pemilu. Masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang berusaha memperkeruh suasana. Beliau juga mewanti-wanti agar masyarakat tidak gampang terbawa oleh berita hoaks yang seringkali dibagikan di media sosial tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu. 


Sementara itu Camat Jatirogo, Moh. Nawawi menyatakan bahwa di usianya yang ke-73, TNI sudah berada pada usia yang matang dan dewasa. Tentu banyak hal yang sudah dilalui oleh lembaga keamanan negara ini. Beliau juga menyebutkan bahwa perjalanan tiga pilar yang ada di kecamatan Jatirogo selama ini sudah berjalan dengan baik dan solid. Keadaan yang seperti inilah yang harus selalu dipertahankan untuk mewujudkan Jatirogo Bermartabat yang selama ini menjadi brand kecamatan. 

Camat Jatirogo juga mempertegas apa yang telah disampaikan oleh Danramil Jatirogo untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang pemilu 2019. Terlebih sehabis pelaksanaan pemilu akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) di tahun itu juga. Tentu, peran dari tiga pilar tersebut sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Oleh karena itu, beliau meminta kepada masyarakat dan pihak keamanan agar senantiasa mendeteksi segala macam gangguan yang ada di wilayah sejak dini. Apabila ditemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat bisa segera ditangani semenjak awal. Tentu hal tersebut membutuhkan peran serta dari semua elemen masyarakat. Tanpa ada dukungan mereka, pihak keamanan baik dari Koramil maupun Kepolisian akan mengalami kesulitan. 


Kemudian dalam peringatan ulang tahun ini, pihak Koramil sengaja menyuguhkan hiburan berupa Langgen Tayub atau Karawitan. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat Jawa tetap dilestarikan. Ini merupakan persoalan yang penting karena banyak generasi muda sekarang ini menjauh dari kebudayaan yang dimiliki oleh bangsanya sendiri. Sehingga dikhawatirkan generasi mendatang bangsa ini tidak memiliki identitas. Maka perlu dibuatkan sebuah tempat agar kebudayaan ini memiliki ruang untuk bisa memikat masyarakat. 

Baca juga Pengumuman Juara Karnaval Jatirogo Tahun 2018


EmoticonEmoticon