21 October 2018

Mendefinisikan Makna Santri Di Hari Santri

Setelah pemerintah Indonesia meresmikan hari santri pada tahun 2016, maka santri semakin memiliki kedudukan di mata masyarakat. Banyak yang akhirnya mencoba mencari tahu tentang definisi dan eksistensi dari santri. Mereka berusaha mendapatkan pengertian santri dengan membuka buku-buku referensi, bertanya kepada para ahli maupun mencari definisi lewat internet. 

Hari santri sendiri diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Penetapan tanggal tersebut sesuai dengan keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 yang ditandatangani oleh presiden Joko Widodo. Pemerintah memberikan penghargaan tersebut sebagai upaya mengenang jasa para santri dalam Jihad mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia pada masa lampau. 


Lalu, apa sebenarnya arti dan definisi santri? Baiklah, di sini akan dibeberkan beberapa pengertian santri yang mungkin seseorang boleh memiliki pengertian yang berbeda. Kata santri biasanya ditujukan kepada seseorang yang menempuh pendidikan agama di pondok pesantren. Santri tersebut bermukim di satu lokasi pendidikan dengan bimbingan seorang kiai. Bahkan, mereka yang sudah lulus dari pondok pesantren pun tetap ingin selalu disebut sebagai santri. 

Banyak orang mendefinisikan santri dengan penjelasan yang bermacam-macam namun intinya tetap sama. Ada yang memberikan arti santri dengan menguraikan penjabaran terhadap ejaan S-A-N-T-R-I. Dan ada pula yang menjabarkan definisi santri dengan ejaan arab, سنتري. Nah, ejaan dengan bahasa arab inilah yang akan kita bahas di sini. Langsung saja mari kita uraikan satu per satu. 

  1. Kata santri diawali dari huruf س yang menyimpan makna ساتر عن العيوب، maknanya adalah seorang santri haruslah mampu untuk menutupi aib, baik aibnya sendiri maupun aib orang lain. Terlebih aib guru/kianya. Ia akan selalu berupaya mikul dhuwur mendhem jero terhadap kesalahan guru. Bukan bermulut lebar yang suka mengumbar segala kejelekan orang lain. Baik di dunia nyata maupun dunia maya. 
  2. Kata santri yang kedua adalah ن menyimpan makna نائب عن الشيوخ، maknanya adalah seorang santri haruslah siap untuk menjadi generasi penerus para kiai. Mereka harus membekali diri dengan ilmu agama yang mumpuni untuk bisa membimbing umat. Jangan sampai bangsa ini kehilangan sosok yang sanggup menjadi panutan karena tidak ada generasi yang siap menjadi penerus para kiai. 
  3. Kata santri yang ketiga adalah ت menyimpan makna تارك عن المعاصى، maknanya adalah seorang santri haruslah mampu meninggalkan perbuatan maksiat. Baik maksiat kepada Allah maupun maksiat kepada sesama manusia. Mereka mengenal ilmu agama, maka seyogyanya tidak hanya sebatas teori belaka tapi juga diamalkan melalui perbuatan meninggalkan maksiat. 
  4. Kata santri yang keempat adalah ر menyimpan makna راض بالقضاء maknanya adalah seorang santri haruslah ikhlas terhadap takdir yang diberikan oleh Allah kepadanya. Ia harus bersabar bila diberikan cobaan dan bersyukur saat diberikan nikmat. Dia harus meyakini bahwa manusia bisa berusaha tapi Allahlah yang menentukan segala nasibnya. Kalau santri mengamalkan pengertian ini, maka tidak akan ada lagi keluh kesah maupun kesombongan di hatinya. 
  5. Kata santri yang terakhir adalah ي menyimpan makna ياسر للأخري maknanya adalah  seorang santri haruslah menjadi orang yang selalu memudahkan urusan orang lain. Tidak ada dalam fikirannya untuk mempersulit orang lain. Karena dia meyakini bahwa barang siapa yang berusaha mempermudah urusan orang lain maka segala urusannya juga akan dipermudah oleh Allah SWT. 

Nah, demikian tadi definisi santri menurut penjabaran ejaan yang ditulis dengan ejaan arab. Anda bisa mengambilnya sebagai referensi jika memang diperlukan dan boleh pula memiliki pendapat lain tentang arti/makna santri. Dan yang tak kalah penting adalah dengan adanya peringatan hari santri, bangsa Indonesia tidak melupakan jatidiri sebagai bangsa religius yang mengedepankan norma-norma keagamaan dalam berbagai sendi kehidupan. Selamat Hari Santri!

Baca juga PBNU Imbau Warga Baca Qunut Nazilah Untuk Korban Gempa


EmoticonEmoticon