Monday, October 29, 2018

Marak Berita Penculikan Anak, Ini Yang Harus Dilakukan

Tags

Beberapa waktu terakhir ini muncul berita tentang penculikan anak yang dilakukan di perkampungan-perkampungan, desa-desa maupun perkotaan. Menurut isu yang beredar, orang-orang ini hendak menculik anak tersebut untuk diambil organ tubuhnya dengan maksud dijual ke sebuah jaringan dengan harga yang sangat mahal. 

Para penculik tersebut dikabarkan menyamar menjadi orang gila. Mereka berpenampilan seperti itu untuk mengelabui masyarakat agar tidak diketahui sebagai penculik anak kecil. Nah, ketika ada korban dengan momen yang tepat mereka akan melancarkan serangan mereka. Lalu, di pemberitaan yang lain ada juga yang menyebutkan bahwa para penculik itu membawa mobil yang digunakan untuk memasukkan anak-anak terculik tersebut supaya dibawa ke tempat tujuan. 

Di beberapa kasus yang diberitakan di media sosial, ada yang menyebutkan bahwa anak-anak kecil yang menjadi sasaran target itu diiming-imingi dengan sesuatu yang mereka sukai. Sesuatu tersebut bisa berupa permen, es krim, makanan, mainan atau bahkan diajak untuk jalan-jalan ke suatu tempat yang dianggap menyenangkan. Ketika korban sudah terlena, maka dibawalah ia ke suatu tempat di mana ia melakukan transaksi jual beli anak. Beberapa hal inilah yang akhirnya menimbulkan keresahan pada masyarakat. 


Di sisi lain, ada pemberitaan yang mengatakan bahwa berita-berita tentang penculikan anak adalah berita hoaks yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Isu tentang penculikan anak tersebut dihembuskan untuk menciptakan situasi yang tidak nyaman sehingga masyarakat diliputi rasa kekhawatiran dan ketakutan. 

Beberapa kejadian bahkan menimbulkan kesalahpahaman dikarenakan munculnya isu penculikan anak tersebut. Tak sedikit warga yang berlebihan dalam menyikapi masalah ini, sampai-sampai ada ada instruksi jika ada orang asing yang masuk ke wilayah tertentu, warga akan memberikan interogasi yang ketat. Parahnya, ada juga yang karena saking emosinya beberapa warga sempat menghajar orang asing yang dicurigai tersebut dan hendak membakarnya secara hidup-hidup padahal belum ada bukti kuat bahwa dia akan menculik anak. 

Memang kondisi seperti ini sangat susah dan membingungkan. Ketika adanya berita kasus penculikan anak dan dianggap hanya sebagai isu bohong belaka, maka bisa jadi berita itu adalah kasus betulan yang benar-benar terjadi. Dan di satu sisi, ketika masyarakat menyikapi pemberitaan penculikan anak dengan serius dengan meningkatkan status siaga, ternyata berita itu hanya isu hoaks belaka. Sehingga masyarakat harus saling curiga satu sama lain. Entahlah. 

Oleh karena itu, terlepas dari apakah berita tentang penculikan anak kecil itu fakta atau bohongan belaka, maka seyogyanya beberapa imbauan berikut ini bisa dilakukan oleh para orang tua yang ada di rumah:

1. Meningkatkan kepekaan untuk melakukan pengawasan kepada anak-anak 

Orang tua harus selalu tahu di mana keberadaan anaknya. Mereka harus memastikan bahwa anak-anak mereka tetap berada dalam jangkauan keluarga. Jangan biarkan anak pergi sendirian ke tempat umum tanpa adanya kepastian siapa yang menemaninya dan sampai kapan kegiatannya. Meningkatkan kepekaan ini sangat penting, jangan sampai orang tua menyesali atas terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dikarenakan tidak sigapnya orang tua.

2. Mewaspadai keberadaan orang asing yang mencurigakan 

Masyarakat baik di desa maupun di kota hendaknya mewaspadai orang asing atau orang yang tidak dikenal yang masuk ke wilayahnya. Terlebih jika orang tersebut menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan. Masyarakat tentu tidak tahu secara pasti mana orang yang berniat baik dan mana orang yang memiliki niat buruk. Terkadang seseorang dengan penampilan baik tapi memiliki rencana buruk, dan begitu pula sebaliknya. 

Namun meskipun demikian, kecurigaan tersebut janganlah sampai membabi buta. Jangan dengan seenaknya melakukan tindakan yang membahayakan terhadap orang yang tidak dikenal tersebut dengan mengatasnamakan kecurigaan. Jangan membuat tuduhan tanpa adanya bukti-bukti yang kuat. Meskipun seseorang menaruh kecurigaan terhadap orang yang tidak dikenal tetapi harus dia harus mampu menahan diri dari perbuatan yang melanggar hukum, sebab jika sampai melampaui batas maka dialah yang akan menanggung akibatnya.

3. Segera mendatangi dan menolong apabila ada anak yang ketakutan 

Siapa pun diri masyarakat kita hendaknya jangan sampai berdiam diri ketika ada seseorang anak menangis dan membutuhkan pertolongan. Terlebih dari arah tangisan anak kecil tersebut ada gelagat yang tidak baik dari orang-orang yang ada di sekitarnya. Masyarakat harus segera mengambil tindakan dengan cara yang baik secara cepat. 

Kepedulian dari masyarakat luas inilah yang akan mampu menciptakan situasi di setiap wilayah menjadi tenang dan aman. Meskipun sudah ada pihak kepolisian yang berwajib dalam menjaga ketenteraman masyarakat, namun peran serta seluruh warga sangat dibutuhkan. 

4. Saling mengingatkan antar sesama warga 

Kepedulian maupun kepekaan yang dimiliki oleh setiap orang terhadap munculnya hal-hal yang tidak diinginkan tidaklah sama. Terkadang ada yang lupa untuk selalu mengawasi keberadaan anak mereka. Maka, di sinilah peran orang lain untuk saling mengingatkan sangat dibutuhkan. Tak hanya dalam hal kasus penculikan anak saja, seseorang bisa mengingatkan orang lain terutama tetangganya yang lupa mengunci rumah saat bepergian, lupa mengunci motor yang diparkir di halaman, dll. 

Dengan saling mengingatkan akan menambah kerukunan hidup bermasyarakat. Terutama jika yang diingatkan itu adalah tetangga. Sebab, pagar terbaik bagi sebuah rumah untuk terjaga keamanannya adalah adanya tetangga yang baik. 

5. Menghubungi pihak-pihak terkait jika ditemukan tindakan kriminal terhadap anak 

Jika seseorang melihat penculikan anak yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang, maka sesegera mungkin untuk mengambil tindakan. Dan apabila dalam mengatasi masalah tersebut dia menemukan kesulitan. Seseorang tersebut harus segera menghubungi pihak-pihak yang terkait untuk menghentikan kejadian itu. Dia bisa melapor ke kepolisian, keamanan desa, maupun kepada warga lain yang ada yang sekiranya mampu memberikan pertolongan. 

Namun sekali lagi disampaikan bahwa dalam melakukan penanganan terhadap suatu kasus seperti penculikan anak ini, hendaknya jangan sampai mengedepankan emosi sehingga menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan. Pentingnya menahan diri tersebut dikarenakan tidak sedikit kasus-kasus yang akhirnya malah menyebabkan kerugian bagi semua pihak. 

Demikianlah tadi beberapa informasi yang bisa dilakukan menanggapi maraknya isu penculikan anak yang akhir-akhir ini meresahkan warga. Mudah-mudahan isu tersebut hanya sebuah dugaan yang tidak benar-benar terjadi di dunia nyata. Sehingga masyarakat tidak dibayang-bayangi oleh rasa kekhawatiran yang berlebihan yang memang sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

Baca juga Mendefinisikan Makna Santri Di Hari Santri


EmoticonEmoticon