Tuesday, October 16, 2018

Diskominfo Tuban Gelar Bimtek Webdes Di Jatirogo

Tags

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tuban menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan website desa di kecamatan Jatirogo. Bimtek tersebut dilaksanakan untuk memberi wawasan kepada para operator website desa (Webdes) agar tidak kesulitan saat mengoperasikannya. Mereka diajari sehari penuh tentang bagaimana caranya menjalankan sistem informasi desa tersebut mulai dari awal sampai ke beberapa hal yang lain secara detail. 
     
Pemerintah Kabupaten Tuban memang sedang gencar-gencarnya berupaya untuk menjadikan Tuban sebagai kota yang informatif. Dan pada tanggal 23 Oktober nanti, rencananya Pemkab akan melaunching brand "Tuban, Menuju Smart City ". Dengan adanya webdes di setiap desa, maka Tuban akan lebih dikenal di dunia luar. Sehingga potensi-potensi yang ada di seluruh desa di Kabupaten Tuban dapat terangkat lewat internet. 


Bimtek yang dilaksanakan pada hari Selasa (16/10) di pendopo kecamatan Jatirogo ini diisi oleh dua orang narasumber. Mereka adalah Widyi Utomo dan Baihaki. Saat membuka bimtek, Widyi menyatakan kegembiraannya karena seluruh desa yang ada di Jatirogo, 100 persen sudah mengaktifkan akun webdesnya. Meskipun Jatirogo merupakan kota yang jauh dari Kabupaten, tetapi kepeduliannya terhadap program ini sangat luar biasa. Hal itu merupakan sinyal yang positif mengingat masih banyak desa di kecamatan lain belum mengaktifkan websitenya. 

Bagi masyarakat Jatirogo, kini bisa membuka website milik desanya masing-masing. Tentu banyak informasi yang bisa didapatkan dari keberadaan website ini. Di antaranya adalah informasi tentang profil desa, sejarah desa, peta wilayah, berita-berita terkait perkembangan desa dan lain-lain. Bahkan, kegiatan surat menyurat bisa dilakukan menggunakan webdes ini. Ke depannya, masyarakat yang membutuhkan surat bisa secara online tanpa harus datang ke balai desa. Hal tersebut akan sangat membantu terutama bagi warga yang tekendala jarak. 


Kemudian dalam bimtek tersebut, para peserta yang terdiri dari operator webdes terlihat antusias memperhatikan pengarahan dari narasumber. Mereka langsung mempraktekkan tahapan demi tahapan apa yang telah yang diinstruksikan oleh pembicara pada layar laptop yang mereka bawa. Banyak hal yang dikerjakan para operator tersebut, mulai dari tahapan paling awal, seperti login sampai pada pengisian berbagai macam materi di dalam website. 

Diskominfo berharap agar desa selalu aktif mengupdate informasi pada webdes. Operator webdes juga bisa mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan dalam pengisian konten webdes untuk turut melengkapi isinya. Mereka bisa menggandeng para remaja, pengurus Karang Taruna, PKK, maupun yang lainnya. Sehingga konten-konten yang ada semakin lengkap dan tidak lekang oleh waktu. 
Baca juga Waspadalah! Media Sosial Bisa Jadi Alat Pemerasan
Baca juga Pembuatan Website Desa Se-kecamatan Jatirogo


EmoticonEmoticon