Thursday, July 26, 2018

Sosialisasi Buku Administrasi Pemdes dan Perpajakan se-kecamatan Jatirogo dan Kenduruan

Tags

Untuk menjadikan administrasi perpajakan di desa menjadi lebih tertib, maka Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Dispemas KB) Tuban mengadakan sosialisai pembinaan pengisian administrasi pemerintahan desa dan perpajakan di pendopo kecamatan Jatirogo. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh bendahara desa dari kecamatan Jatirogo dan Kenduruan ini dihadiri oleh narasumber yang dibawa dari petugas pajak dari KPP Pratama Tuban.


Camat Jatirogo, Moh. Nawawi dalam sambutannya mengatakan bahwa di era sekarang ini, administrasi perpajakan di semua desa harus tertib. Antara kepala desa dengan bendahara desa diibaratkan seperti suami-istri, artinya harus ada kordinasi yang baik di antara keduanya. Mengingat kepala desa adalah penanggung jawab semua kegiatan di desa, sedangkan bendahara desa sendiri adalah pengelola anggaran.


Dalam acara sosialisasi ini, narasumber menekankan agar semua desa patuh terhadap ketentuan pajak. Terlebih bendahara desa sebagai wajib pungut pajak, wajib menyetorkan seluruh penerimaan potongan pajak ke rekening kas negara. Di samping itu, seluruh bendahara desa harus sudah memiliki NPW untuk menghindari tagihan pajak yang lebih besar. Ada beberapa objek yang harus disetorkan pajaknya, di antaranya adalah penghasilan, pertambahan nilai dan lain sebagainya.


Derry Marendra, petugas konsultasi pajak untuk kecamatan Jatirogo mengigatkan agar pembayaran dan pelaporan pajak ini jangan samapai terlambat, karena nanti ada sanksi yang menanti. Sebagai aparatur pemerintah, maka desa juga sangat berkepentingan terhadap pembayaran pajak. Hal itu dikarenakan pendanaan desa yang berupa Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) delapan puluh persennya bersumber dari pajak.


EmoticonEmoticon